Kantor Urusan Internasional (KUI)

Definisi, Visi, Misi, Tujuan Dan Sasaran pencapaian yang dimiliki oleh Kantor Urusan Internasional (KUI)

Definisi KUI

Kantor Urusan International adalah Unit yang menangani penyelenggaraan kegiatan kerjasama antara STP Mataram dengan stakeholder dan industri pariwisata, baik skala regional, nasional, maupun internasional.

Visi & Misi KUI

  • VISI

“Mewujudkan KUI STP Mataram yang berdaya saing global dan berlandaskan budaya pariwisata”.

  • MISI

  1. Melakukan pemetaan dan pengidentifikasian mitra kerjasama internasional (mapping and identifying on international partnership) baik yang potensial maupun aktual. 

  2. Membentuk kelas unggulan yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar perkuliahan.

  3. Menjalin kerjasama dengan mitra internasional berdasarkan nota kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) yang disepakati kedua belah pihak.

  4. Mengimplementasikan bidang kerjasama internasional berlandaskan budaya pariwisata dan azas saling menguntungkan baik di bidang akademik maupun non-akademik.

  5. Melaksanakan monitoring dan evaluasi (MONEV) terhadap bidang kerjasama.

  6. Melakukan re-join kerjasama internasional berdasarkan hasil MONEV untuk keberlanjutan dan pengembangannya.

Tujuan & Sasaran KUI

  • TUJUAN

Dengan mendasarkan pada misi tersebut, maka tujuan yang ingin dicapai KUI adalah :

  1. Tersedianya mitra kerjasama internasional.

  2. Tersedianya MoU pada beberapa bidang kerjasama internasional.

  3. Terimplementasinya MoU di bidang akademik maupun non-akademik.

  4. Teridentifikasinya rencana tindak lanjut kerjasama internasional.

  5. Terciptanya kerjasama yang berkelanjutan serta pengembangannya.

  • SASARAN

Adapun sasaran yang ditetapkan KUI adalah :

  1. Riset dan pengembangan pasar (mitra PT) yang membuka program sejenis (bidang kepariwisataan) khususnya di negara-negara Asia, Australia, Eropa, serta Amerika.

  2. Menyelenggarakan seminar, lokakarya, pendidikan dan pelatihan singkat dengan invitasi.

  3. Menawarkan bidang kerjasama yang lebih variatif, menguntungkan dan mampu memberikan nilai tambah.

  4. Benchmarking dengan mitra kerjasama internasional.

  5. Internasionalisasi institusi dan peningkatan daya saing institusi.